Pengertian Umum Distribusi, Penyaluran, Fungsi, Kegiatan Serta Contohnya

3 min read

Pengertian Umum Distribusi, Penyaluran, Fungsi, Kegiatan Serta Contohnya

Pertanyaan tentang pengertian dari distribusi atau definisi distribusi memang selalu mengikuti  dalam segala aktivitas di jurnal manajemen pemasaran. Distribusi memang menjadi salah satu kegiatan  yang penting dalam hal manajemen pemasaran. Tanpa adanya distribusi, maka produk-produk yang dijual tidak akan bisa sampai ke tangan konsumen. Maka dari itu, kegiatan distribusi sangat diperlukan untuk menyalurkan produk dari produsen kepada para konsumen.

Definisi distribusi secara umum adalah aktivitas menyalurkan berbagai produk, baik itu jasa maupun barang dari produsen kepada konsumen. Dalam jurnal manajemen Distribusi juga diartikan sebagai aktivitas pemasaran untuk memudahkan proses penyampaian produk dari produsen kepada tangan para konsumen. Dalam hal ini distribusi memiliki fungsi sebagai utility serta perpindahan kepemilikan dari suatu produk tertentu. Oleh karena itu, kegiatan distribusi adalah suatu aktivitas untuk menciptakan nilai tambah pada suatu barang atau jasa. Nilai tambah tersebut meliputi waktu, nilai kegunaan dan tempat.

Kegiatan pendistribusian dalam jurnal manajemen umumnya terjadi pada pada aktivitas pemasaran. Selain menciptakaan arus saluran distribusi, kegiatan pendistribusian produk juga menciptakan arus saluran pemasaran. Pada sistem distribusi, terdapat banyak lembaga pemasaran yang terbentuk serta adanya berbagai arus informasi.

Dalam kegiatan distribusi akan dikenal istilah distributor. Distributor merupakan orang yang melaksanakan kegiatan distribusi. Distributor memiliki tugas sebagai penghubung antara aktivitas produksi dari produsen dan aktivitas konsumsi para konsumen.

Selain pengertian secara umum, terdapat juga beberapa pendapat yang dikemukakan oleh para ahli mengenai pengertian distribusi. Berikut beberapa definisi distribusi menurut para ahli:

  1. Menurut Assauri, pengertian distribusi adalah kegiatan memindahkan produk dari satu sumber ke konsumen akhir dengan melalui saluran distribusi pada waktu yang tepat.
  2. Menurut Soekartawi, definisi distribusi adalah sebuah aktivitas untuk menyalurkan atau mengirimkan barang dan jasa agar sampai kepada konsumen akhir.
  3. Menurut Basu Swastha, arti distribusi adalah saluran pemasaran yang digunakan oleh produsen untuk menyebar luaskan produknya kepada para industry atau konsumen. Lembaga yang terdapat dalam saluran distribusi adalah produsen, distributor dan konsumen.

Tujuan distribusi

Tujuan penyaluran yang dilakukan oleh lembaga pemasaran agar produk dari produsen dapat sampai kepada tangan konsumen adalah:

  • Menyalurkan produk dari produsen agar sampai ke konsumen

Tujuan utama dari kegiatan pendistribusian adalah mengantarkan jasa maupun barang dari para produsen agar dapat sampai kepada konsumen.

  • Mengembangkan dan mempertahankan kualitas produksi

Kegiatan pendistribusian akan memberikan produsen waktu untuk bisa lebih fokus dalam melakukan produksi. Selain itu kegiatan pendistribusian yang dilakukan oleh distributo akan memberikan kesempatan kepada produsen untuk mengembangkan kualitasproduksinya.

  • Pemerataan perolehan produk kepada konsumen di setiap wilayah

Semakin banyak pelaku distributor dari berbagai daerah, maka akan semakin banyak pula konsumen yang akan mendapatkan produk. Produk juga akan lebih mudah diperoleh karena tersebar di berbagai wilayah.

  • Meningkatkan nilai barang dan jasa

Melalui kegiatan pendistribusian, maka akan membuat nilai suatu produk meningkat. Misalnya jahe dari Magetan akan meningkat harganya jika dijual ke Jakarta.

  • Proses produksi merata

Jika proses pendistribuasian dapat berjalan dengan baik, maka kegiatan produksi dapat dilakukan secara merata. Distributor yang ada di setiap wilayah akan mendorong kegiatan produksi di wilayah tersebut.

  • Mempertahankan kelanjutan proses produksi

Jika kegiatan distribusi selalu lancar dan permintaan produk selalu ada, maka kegiatan produksi yang dilakukan oleh produsen akan selalu ada sesuai permintaan pasar.

  • Menjaga stabilitas  harga

Melalui proses distribusi, maka harga produk di pasaran akan tetap stabil. Kestabilan harga tersebut mengikuti kondisi sesuai dari permintaan pasar.

Penggolongan distribusi

Bedasarkan komunikasi yang terjalin antara pihak produsen dan pihak konsumen, maka distribusi terbagi menjadi 3 jenis, yakni:

  • Distribusi langsung

Yakni proses pendistribusian yang dilakukan secara langsung dari produsen kepada konsumen tanpa adanya perantara.

  • Distribusi semi langsung

Yakni proses pendistribusian produk melalui saluran yang dimiliki oleh perusahaan produsen. disini lembaga pemasaran yang dimiliki produsen berperan sebagai pengantar produk kepada para konsumen.

  • Distribusi tidak langsung

Yakni kegiatan distribusi barang yang dilakukan oleh distributor dari luar perusahaan produsen.

Fungsi distribusi

Setiap kegiatan tentu memiliki fungsi, sama halnya dengan proses ditribusi. Berikut beberapa fungsi dari kegiatan pendistribusian:

  • Pembelian produk

Disetiap proses distribusi tentu akan melalui kegiatan pembelian. Dan pada proses inilah akan terjadi transaksi jual beli, sehingga akan memindahkan hak milik produk dari suatu distributor ke distributor yang lainnya.

  • Klasifikasi produk

Setiap kegiatan distribusi, tentu sebelumnya telah dilakukan proses klasifikasi produk. Klasifikasi produk ini ditentukan berdasarkan jenis dan fungsi suatu produk. Kegunaan klasifikasi ini adalah untuk mempermudah proses penanganan dalam distribusi.

  • Promosi produk

Pengklasifikasian produk juga akan mempermudah proses pemasaran, terutama dalam hal promosi. Kegiatan promosi produk juga dapat dilakukan dengan berbagai cara tergantung jenisnya. Anda bisa melakukan promosi secara offline maupun online.

  • Penyaluran produk

Aktivitas yang utama dan paling terakhir dari kegiatan distribusi adalah untuk penyaluran produk. Proses penyaluran produk sendiri harus dilakukan seefektif dan seefisien mungkin.

Saluran Distribusi

Saluran distribusi merupakan saluran yang digunakan produsen untuk mensitribusikan produk kepada para konsumen. Berikut beberapa pelaku yang berperan sebagai saluran distribusi:

  • Pedagang

yakni pelaku distributor  yang membeli produk produsen atas kemauan sendiri. Produk tersebut nantinya akan di jual ke pedagang lain ataupun ke konsumen akhir.

  • Agen

Penyalur distribusi produk yang telah memiliki izin dan diakui oleh produsen atau perusahaan untuk mendistribusikan produknya kepada para konsumen.

  • Makelar

Lembaga pemasaran yang menjual produk dari produsen dengan memakai nama pihak lain.

  • Eksportir

Yakni orang atau pun lembaga yang membeli produk dari dalam negeri dan kemudian menjualnya ke luar negeri.

  • Komisioner

Yakni distributor yang tugasnya seperti makelar, namun saat melakukan transaksi jual beli ia menggunakan namanya sendiri. Komisioner juga bertanggung jawab atas aktivitasnya terssebut.

Faktor yang mempengaruhi proses distribusi

Dalam proses pelaksanaan pendistribusian produk dari produsen kepada konsumen disesuaikan dengan kondisi yang dipengaruhi oleh beberapa faktor. Berikut diantaranya:

  • Jumlah produk

Besar jumlah produk akan berpengaruh pada proses pemasaran. Semakin banyak produk, maka waktu pendistribusian juga akan semakin lama, begitupun sebaliknya.

  • Luas daerah

Persebaran para konsumen akan menyebabkan pendistribusian menjadi panjang. Jika lokasi konsumen lebih dekat, maka waktu pengiriman juga akan lebih singkat.

  • Faktor pasar

Jika pasar memberikan respon yang positif, maka aktivitas pendistribusian juga akan meningkat.

  • Sarana prasarana dan komunikasi

Ketersediaan prasarana seperti transportasi akan meningkatkan aktivitas pemasaran, termasuk juga komunikasi yang berkesinambungan.

Contoh  kegiatan distribusi

  • Cocacola menyalurkan produknya melalui agen sebelum disalurkan ke toko-toko;
  • Peternak ayam petelur menjual hasilnya kepada konsumen langsung;
  • Penjual di pasar membeli sayur dari petani kemudian menjualnya kepada para konsumen terakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *